multimedia

bluetooth

Oleh : Gun Gun Gunawan

 

Sebagai pendatang baru yang sudah mulai popular didunia komunikasi data wireless, Bluetooth mulai memberikan beberapa solusi dan layanan yang bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Bluetooth merupakan teknologi yang berkembang sebagai jawaban atas kebutuhan komunikasi antar perlengkapan elektronik agar dapat saling mempertukarkan data dalam jarak yang terbatas menggunakan gelombang radio dengan frekuensi tertentu. Salah satu implementasi bluetooth yang populer adalah pada peralatan ponsel. Bluetooth adalah teknologi radio jarak pendek yang memberikan kemudahan konektivitas bagi peralatan-peralatan nirkabel.

 

1. Pendahuluan

Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas.

 

Bluetooth sendiri dapat berupa card yang bentuk dan fungsinya hampir sama dengan card yang digunakan untuk wireless local area network (WLAN) dimana menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11, hanya saja pada bluetooth mempunyai jangkauan jarak layanan yang lebih pendek dan kemampuan transfer data yang lebih rendah.

 

Pada dasarnya bluetooth diciptakan bukan hanya menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel didalam melakukan pertukaran informasi, tetapi juga mampu menawarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatif rendah, konsumsi daya yang rendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu menyediakan layanan yang bermacam-macam.

 

2. Perkembangan Sejarah Perangkat

Nama bluetooth berawal dari proyek prestisius yang dipromotori oleh perusahaan-perusahaan raksasa internasional yang bergerak di bidang telekomunikasi dan komputer, di antaranya Ericsson, IBM, Intel, Nokia, dan Toshiba.

 

Proyek ini di awal tahun 1998 dengan kode nama bluetooth, karena terinspirasi oleh seorang raja Viking (Denmark) yang bernama Harald Blatand. Raja Harald Blatand ini berkuasa pada abad ke-10 dengan menguasai sebagian besar daerah Denmark dan daerah Skandinavia pada masa itu. Dikarenakan daerah kekuasaannya yang luas, raja Harald Blatand ini membiayai para ilmuwan dan insinyur untuk membangun sebuah proyek berteknologi metamorfosis yang bertujuan untuk mengontrol pasukan dari suku-suku di daerah Skandinavia tersebut dari jarak jauh. Maka untuk menghormati ide raja Viking tersebut, yaitu Blatand yang berarti bluetooth (dalam bahasa Inggris) proyek ini diberi nama.

 

Berikut ini adalah table perkembangan teknologi Bluetooth :

 

Tahun

Versi

Keterangan

Juli, 1999

 

 

 

1.0 dan 1.0 B

 

 

 

 

§          Dibutuhkan perintah manual pada Hardware Device Address (BD-ADDR) transmisi saat proses koneksi di antara dua device dalam satu jaringan (handshaking process).

§          Keamanan pengguna tidak terjamin

§          Penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) tidak dimungkinkan.

Oktober, 1999

 

1.1 dan 1.2

 

§          Digunakannya masks pada perangkat Hardware Device Address (BD-ASSR) untuk melindungi pengguna dari identity snooping (pengintai) maupun tracker.

§          Penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) sudah tersedia namun tidak diimplementasikan, sehingga konsumen biasa tidak dapat menggunakannya. 

§          Adaptive Frequency Hopping (AFH), dengan memperbaiki daya tahan dari gangguan frekuensi radio yang digunakan oleh banyak orang di dalam hopping sequence. 

 

2.0

§          Diperkenalkannya Non-hopping narrowband channels. Pada channel ini bisa digunakan untuk memperkenalkan layanan profile bluetooth oleh berbagai device dengan volume yang sangat tinggi dari perangkat bluetooth secara simultan. 

§          Tidak dienkripsinya informasi yang bersifat umum secara realtime, sehingga dasar kemacetan trafik informasi dan laju trafik ke tujuan dapat dihindari waktu ditransmisikan oleh perangkat dengan melewati setiap host dengan kecepatan tinggi.

§          Koneksi berkecepatan tinggi.

§          Multiple speeds level.

 

Bluetooth menggunakan salah satu dari dua jenis frekuensi Spread Specturm Radio yang digunakan untuk kebutuhan wireless. Jenis frekuensi yang digunakan adalah Frequency Hopping Spread Spedtrum (FHSS), sedangkan yang satu lagi yaitu Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) digunakan oleh IEEE802.11xxx. Transceiver yang digunakan oleh bluetooth bekerja pada frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific, and Medical).

 

Pada beberapa negara terdapat perbedaan penggunaan frekuensi dan channel untuk Bluetooth ini. Seperti di Amerika dan Eropa, frekuensi yang digunakan adalah dari 2400–2483,5 yang berarti menggunakan 79 channel. Cara perhitungannya sebagai berikut : untuk RF Channel yang bekerja frekuensi f = 2402+k MHz, di mana k adalah jumlah channel yang digunakan yaitu : 0 sampai dengan 78 = 2402+79 = 2481 MHz. Kemudian ditambah dengan pengawal frekuensi yang diset pada 2 MHz sampai dengan 3,5 MHz untuk lebar pita gelombang 1 MHz, sehingga totalnya menjadi 2481+2,5 = 2483,5 MHz. 

 

3. Cara Kerja Perangkat

Protokol bluetooth menggunakan sebuah kombinasi antara circuit switching dan packet switching. Bluetooth dapat mendukung sebuah kanal data asinkron, tiga kanal suara sinkron simultan atau sebuah kanal dimana secara bersamaan mendukung layanan data asinkron dan suara sinkron. Setiap kanal suara mendukung sebuah kanal suara sinkron 64 kb/s. Kanal asinkron dapat mendukung kecepatan maksimal 723,2 kb/s asimetris, dimana untuk arah sebaliknya dapat mendukung sampai dengan kecepatan 57,6 kb/s. Sedangkan untuk mode simetris dapat mendukung sampai dengan kecepatan 433,9 kb/s.

 

Sebuah perangkat yang memiliki teknologi wireless bluetooth akan mempunyai kemampuan untuk melakukan pertukaran informasi dengan jarak jangkauan sampai dengan 10 meter (~30 feet), bahkan untuk daya kelas 1 bisa sampai pada jarak 100 meter.

 

Sistem bluetooth terdiri dari sebuah radio transceiver, baseband link Management dan Control, Baseband (processor core, SRAM, UART, PCM USB Interface), flash dan voice code. sebuah link manager. Baseband link controller menghubungkan perangkat keras radio ke baseband processing dan layer protokol fisik. Link manager melakukan aktivitas-aktivitas protokol tingkat tinggi seperti melakukan link setup, autentikasi dan konfigurasi. Secara umum blok fungsional pada sistem bluetooth secara umum dapat dilihat pada Gambar 1 dibawah ini.

 

Tiga buah lapisan  fisik yang sangat penting dalam protokol arsitektur Bluetooth ini adalah :

 

1.       Bluetooth radio, adalah lapis terendah dari spesifikasi Bluetooth. Lapis ini mendefinisikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh perangkat tranceiver yang beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz ISM. 

2.       Baseband, lapis yang memungkinkan hubungan RF terjadi antara beberapa unit Bluetooth membentuk piconet. Sistem RF dari bluetooth ini menggunakan frekuensi-hopping-spread spectrum yang mengirimkan data dalam bentuk paket pada time slot dan frekuensi yang telah ditentukan, lapis ini melakukan prosedur pemeriksaan dan paging untuk sinkronisasi  transmisi frekuensi hopping dan clock dari perangkat bluetooth yang berbeda.

3.       LMP, Link Manager Protocol, bertanggung jawab terhadap link set-up antar perangkat Bluetooth. Hal ini termasuk aspek securiti seperti autentifikasi dan enkripsi dengan pembangkitan, penukaran dan pemeriksaan ukuran paket dari lapis baseband.

 

Sistem Bluetooth bekerja pada frekuensi 2.402GHz sampai 2.480GHz, dengan 79 kanal RF yang masing-masing mempunyai spasi kanal selebar 1 MHz, menggunakan sistem TDD (Time-Division Duplex). Secara global alokasi frekuensi bluetooth telah tersedia, namun untuk berbagai negara pengalokasian frekuensi secara tepat dan lebar pita frekuensi yang digunakan berbeda.  Penggunaan spektrum frekuensi 2.4 GHz secara global belum diatur. Namun ada beberapa persyaratan yang harus diikuti dalam penggunaannya. Hal ini meliputi :

Spektrum dibagi menjadi 79 kanal frekuensi (walaupun beberapa negara seperti Perancis dan Spanyol hanya menyediakan 23 kanal frekuensi saja). 

 

1.       Bandwidth dibatasi sampai 1 MHz per kanal. 

2.       Penggunaan frekuensi hopping dalam metode pengiriman datanya 

3.       Interferensi harus dapat diatasi dan ditangani dengan baik. 

 

Komunikasi  RF banyak menggunakan spektrum frekuensi ini, seperti HomeRF (sebuah spesifikasi untuk komunikasi RF dalam lingkungan perumahan); dan juga IEEE 802.11 juga menggunakan spektrum ini untuk spesifikasi dari teknologi Wireless LAN. Oven microwave juga beroperasi dalam range frekuensi ini, karena spektrum frekuensi ini belum dilisensikan, maka banyak teknologi yang menggunakannya, sehingga radio interferensi sangat memungkinkan untuk terjadi. Oleh karena itu persyaratan dan pengalamatan mutlak diperlukan bagi teknologi yang menggunakan spektrum 2.4 GHz ini.

 

Komunikasi bluetooth didesain untuk memberikan keuntungan yang optimal dari tersedianya spektrum ini dan mengurangi interferensi RF. Semuanya itu akan terjadi karena bluetooth beroperasi menggunakan level energi yang rendah. 

 

4. Teknologi Masa Depan

Bluetooth merupakan teknologi yang berkembang sebagai jawaban atas kebutuhan komunikasi antar perlengkapan elektronik agar dapat saling mempertukarkan data dalam jarak yang terbatas menggunakan gelombang radio dengan frekuensi tertentu. Salah satu implementasi bluetooth yang populer adalah pada peralatan ponsel. Bluetooth adalah teknologi radio jarak pendek yang memberikan kemudahan konektivitas bagi peralatan-peralatan nirkabel.

 

Sistem bluetooth menyediakan layanan komunikasi point to point maupun komunikasi point to multipoint. Produk bluetooth dapat berupa PC card atau USB adapter yang dimasukkan ke dalam perangkat. Perangkat-perangkat yang dapat diintegerasikan dengan teknologi bluetooth antara lain : mobile PC, mobile phone, PDA (Personal Digital Assistant), headset, kamera digital, printer, router dan masih banyak peralatan lainnya. Aplikasiaplikasi yang dapat disediakan oleh layanan bluetooth ini antara lain : PC to PC file transfer, PC to PC file synch  (notebook to desktop), PC to mobile phone, PC to PDA, wireless headset, LAN connection via ethernet access point dan sebagainya. Contoh modul aplikasi beberapa peralatan yang kemungkinan dapat menggunakan teknologi bluetooth dapat dilihat seperti  Gambar  3 dibawah ini.

 flashdisk palsu buatan china

Di awal bulan ini salah seorang teman menyampaikan kabar dari kunjungan salah satu keluarganya di Cina akan adanya media penyimpanan dalam bentuk flash disk USB berukuran 4 GB. Dengan harga sekitar 100 Yuan per keping, kabar tersebut menjadi “kegemparan” tersendiri di kantor saya dan beberapa teman dekat. Tercetus gurauan di sekitar kami yang intinya “mempertanyakan” penawaran tadi. Benarkah barang tersebut memang sebuah media penyimpanan USB jika diingat kapasitasnya yang terlalu fantastis (4 GB!) dengan harga sedemikian rendah?

Jangan-jangan gantungan kunci berbentuk USB?, demikian salah satu teman berseloroh; namun secara umum kami berharap.

Sampai akhirnya kemarin pagi pesanan kami datang di kantor. Dibungkus plastik kokoh lengkap dengan penampilan desain kemasan yang meyakinkan, kami heboh dengan produk murah ini. Termasuk sedikit kecurigaan saya akan kualitas kait gantungan yang seperti terbuat dari kawat lentur — ujungnya sedikit melengkung saat tersangkut sisi kemasan plastik — tidak terlalu dihiraukan.

Barulah 3 jam setelah flash disk USB dicoba oleh beberapa orang di kantor, saya yang sedang pergi ke tempat lain diberitahu salah seorang teman yang menerima mail dari kantor bahwa USB tersebut berkapasitas 128 MB atau palsu! Terbayang oleh saya “keributan” yang terjadi di kantor berkaitan dengan penipuan spesifikasi teknis tersebut.

Spesifikasi flash disk yang kami terima sebagai berikut:

·                  Merk: tertulis Sony

·                  Seri: Micro Vault

·                  Keterangan tambahan: High-Speed USB 2.0 — 4G

Kelengkapan lain seperti dokumen cara pemakaian dan CD instalasi disediakan dengan kualitas baik. Termasuk bungkus yang dengan meyakinkan terdiri dari plastik tebal (kami harus menggunakan pisau lipat atau gunting untuk merobeknya) dan sebuah karton tipis berisi spesifikasi dan feature produk.

sedemikian meyakinkan, diformat di Windows dan Linux pun informasi yang ditampilkan adalah 4 GB. Sampai akhirnya… 1-2 jam kemudian beberapa teman mulai melakukan uji beban (stress test) dengan memindahkan kumpulan berkas berukuran ratusan MB. Salinan di USB terlihat lengkap seperti di sumbernya demikian juga operasi menyalin balik dari USB ke hard disk. Sayangnya, setelah USB dilepas dan dipasang lagi (atau jika di Linux berarti mount dan unmount), barulah ketahuan bahwa media penyimpanan USB ini bermasalah: berkas-berkas yang disalin tadi berantakan atau gagal dibaca.

Struktur pemberkasan di dalam keping yang saya miliki pun rusak setelah saya jalankan perintah dd di Linux. Perintah tersebut dimaksudkan untuk menuliskan data sampai dengan kapasitas media penyimpanan tersebut terisi penuh.

Teman-teman yang melakukan pengujian di kantor akhirnya mendapatkan konfirmasi bahwa produk yang dijual dengan harga bantingan di Cina ini adalah produk palsu yang sebenarnya memiliki kapasitas penyimpanan sangat jauh di bawah spesifikasi yang dituliskan. Jika flash disk dipenuhi melebihi kapasitas sesungguhnya, tampaklah persoalan-persoalan yang berkaitan sistem pemberkasan (file system). Di situs Web lain dituliskan bahwa media penyimpanan palsu Micro Vault ini berkapasitas hanya 128 MB dari keterangan 2 GB yang dituliskan. Dari hasil pengujian, kapasitas yang kami peroleh lebih buruk lagi: 64 MB.

Dari pengalaman kami, untuk mengembalikan kondisi produk palsu tersebut ke kapasitas yang sesungguhnya dimiliki, adalah menggunakan utilitas http://www.lcwy.com/download/download/Icreate.rar. Dengan diuji simpan-baca, pasang-dan-lepas ke colokan USB, berkas yang tersimpan di dalam flash disk tidak terganggu. Kendati demikian, karena produk ini jelas-jelas palsu, sangat tidak dianjurkan menggunakannya untuk keperluan yang bersifat kritikal. Apabila anda sial tertipu, jangan sampai terjatuh lagi kehilangan data penting karena mengandalkan periferal palsu ini.

Sebagian dari produk-produk Made in Cina ternyata jelas-jelas berisi penipuan dengan cara canggih dan didukung oleh teknisi andal mereka. Betapa tidak, Microsoft Windows Explorer dan perintah df yang melaporkan pemakaian ruang disk pun dipecundangi.

 

 

 

 

 

 

 

No Comments Yet

Belum ada komentar.

Komentar RSS Lacak Balik URI Pengenal

Tinggalkan komentar